Tegineneng, 3 Juni 2026 – Dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran dan memperkuat implementasi kebijakan pendidikan nasional, SMK Negeri 1 Tegineneng menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Pengembangan Kompetensi Numerasi bagi Guru dan Tenaga Kependidikan pada Rabu (03/06/2026). Kegiatan yang berlangsung di lingkungan sekolah tersebut diikuti oleh seluruh guru dan tenaga kependidikan sebagai bagian dari penguatan kapasitas sumber daya manusia pendidikan.

Kegiatan diawali dengan registrasi peserta yang dikoordinasikan oleh panitia, kemudian dilanjutkan dengan pembukaan oleh pembawa acara, Dyah Ayu, S.Pd. Suasana kegiatan berlangsung khidmat melalui menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars SMK yang diikuti seluruh peserta sebagai bentuk penguatan semangat nasionalisme dan identitas pendidikan vokasi. Dalam sambutannya, Kepala SMKN 1 Tegineneng, Junaina, S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa penguatan kompetensi numerasi merupakan salah satu kebutuhan mendasar dalam menghadapi tantangan pendidikan abad ke-21. Menurutnya, numerasi tidak hanya menjadi tanggung jawab guru matematika, tetapi harus terintegrasi dalam seluruh mata pelajaran dan aktivitas pembelajaran.
“Kompetensi numerasi merupakan bagian penting dari kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah, dan pengambilan keputusan berbasis data. Oleh karena itu, seluruh pendidik perlu memiliki pemahaman yang sama mengenai strategi penguatan numerasi dalam proses pembelajaran,” ujarnya. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan doa yang dipimpin oleh H. Nurul Huda, M.Pd., yang memohon keberkahan dan kelancaran pelaksanaan kegiatan sehingga dapat memberikan manfaat nyata bagi peningkatan mutu pendidikan di SMKN 1 Tegineneng.
Pada sesi materi pertama, Kepala SMKN 1 Tegineneng menyampaikan materi mengenai Manajemen Kelas. Dalam paparannya dijelaskan bahwa manajemen kelas yang efektif merupakan fondasi utama keberhasilan pembelajaran. Guru dituntut mampu menciptakan lingkungan. belajar yang aman, nyaman, inklusif, dan berpusat pada peserta didik sesuai dengan arah kebijakan Kementerian Pendidikan. Selain itu, penerapan disiplin positif, pengelolaan interaksi sosial yang sehat, serta pemanfaatan teknologi pembelajaran menjadi aspek penting dalam mendukung terciptanya pembelajaran yang berkualitas. Sesi utama pelatihan menghadirkan narasumber Diana Sari, D.J., S.Si., M.T., yang menyampaikan materi mengenai Pengembangan Kompetensi Numerasi bagi Guru dan Tenaga Kependidikan.
Materi yang disampaikan mencakup konsep dasar numerasi, strategi integrasi numerasi lintas mata pelajaran, pemanfaatan data dalam pembelajaran, serta penerapan numerasi kontekstual yang relevan dengan kehidupan sehari-hari dan kebutuhan dunia kerja. Narasumber menekankan bahwa kemampuan numerasi merupakan kompetensi esensial yang harus dimiliki peserta didik agar mampu memahami informasi kuantitatif, menganalisis data, dan mengambil keputusan secara logis. Penguatan numerasi juga menjadi salah satu indikator penting dalam peningkatan kualitas pendidikan nasional dan kesiapan lulusan menghadapi perkembangan
teknologi serta kebutuhan industri modern. Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab yang dipandu oleh Misbah, M.Pd.. Pada sesi ini peserta menunjukkan antusiasme tinggi melalui berbagai pertanyaan dan diskusi mengenai implementasi numerasi dalam pembelajaran vokasi, strategi pembelajaran berbasis masalah, serta pengembangan asesmen yang mampu mengukur kemampuan berpikir tingkat tinggi peserta didik.
Melalui pelatihan ini, SMKN 1 Tegineneng berharap seluruh guru dan tenaga kependidikan dapat meningkatkan kompetensi profesionalnya, mengembangkan praktik pembelajaran yang lebih efektif, serta mengintegrasikan literasi dan numerasi secara optimal dalam proses pendidikan. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen sekolah dalam mendukung transformasi pendidikan yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia yang unggul, adaptif, dan berdaya saing di era global.









