RADIN INTEN II, BANDAR LAMPUNG — Suasana Bandara Radin Inten II Lampung pagi ini terasa berbeda dari biasanya. Di antara lalu lalang penumpang, terpancar aura optimisme dan semangat juang dari para putra-putri terbaik Lampung. Mereka adalah kontingen Lomba Kompetensi Siswa (LKS) SMK Tingkat Nasional Kemdikdasmen 2026 yang siap bertolak ke Jakarta untuk membawa pulang piala kebanggaan.
Acara pelepasan kontingen ini dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Thomas Amirico, S.STP, M.H. Dalam pesannya di tengah riuhnya suasana bandara, beliau membakar semangat seluruh peserta yang telah berhasil melewati seleksi ketat di tingkat provinsi.

“Kalian adalah wakil dari jutaan siswa di Lampung. Tunjukkan bahwa anak-anak SMK Lampung tidak hanya terampil, tetapi juga bermental juara, disiplin, dan pantang menyerah. Bertandinglah dengan sportif dan bawa harum nama Sang Bumi Ruwa Jurai!” ujar Thomas Amirico mendongkrak moral para peserta sebelum memasuki area boarding room.
Kebanggaan Keluarga Besar SMKN 1 Tegineneng
Momen pelepasan ini menjadi panggung sejarah tersendiri bagi SMKN 1 Tegineneng. Salah satu siswa terbaik sekolah, Rendi Aditya Kurniawan, berdiri tegap di barisan kontingen. Setelah menyabet gelar juara di tingkat provinsi, Rendi resmi menjadi duta Lampung untuk berlaga di ajang paling bergengsi antar-SMK se-Indonesia ini.
Tidak sendirian, langkah Rendi didampingi penuh oleh sang mentor sekaligus pembimbing hebatnya, Nurul Huda, S.T. Keduanya akan bertarung di ajang LKS Nasional Jakarta pada bidang lomba Teknologi Kendaraan Berat (Heavy Vehicle Technology).
Bidang lomba ini dikenal sangat kompetitif dan menuntut presisi tinggi. Para peserta diuji langsung dalam penguasaan sistem mekanik, elektrikal, hingga hidrolik pada unit-unit kendaraan berat standar industri. Kesiapan fisik, mental, dan ketelitian menangani mesin raksasa menjadi kunci utama yang telah diasah Rendi dan Pak Nurul Huda selama berbulan-bulan latihan intensif.
Mohon Doa dan Keselamatan Warga Sekolah
Kepala SMKN 1 Tegineneng beserta seluruh dewan guru dan staf turut menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas pencapaian ini. Keberhasilan Rendi menembus babak nasional terbukti menjadi bukti nyata bahwa fasilitas, pembinaan, dan kualitas pembelajaran praktik di SMKN 1 Tegineneng mampu bersaing di kancah nasional.
Pak Nurul Huda, S.T. mengungkapkan bahwa fokus utama saat ini adalah menjaga kestabilan mental dan kebugaran Rendi selama berada di Jakarta. “Latihan teknis sudah maksimal kita lakukan di bengkel sekolah. Sekarang tinggal bagaimana menjaga fokus, ketenangan saat memecahkan masalah (troubleshooting), dan memohon doa terbaik dari keluarga besar sekolah serta masyarakat Lampung,” ungkapnya.
Perjuangan di Jakarta tentu bukan perkara mudah, namun dukungan hangat dari seluruh warga sekolah terus mengalir. Mari kita rapatkan barisan dan kirimkan doa terbaik untuk Rendi Aditya Kurniawan dan Bapak Nurul Huda, S.T.
Semoga diberi kelancaran, kesehatan, dan mampu mengukir prestasi emas di ajang LKS Nasional Kemdikdasmen 2026!
SMK Bisa, SMK Hebat, SMKN 1 Tegineneng Juara!







