Hari Ketiga MPLS Ramah 2026 di SMKN 1 Tegineneng: Membangun Literasi, Karakter, dan Kesiapsiagaan Peserta Didik Baru

Tegineneng, 15 Juli 2026 – Memasuki hari ketiga pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah Tahun Pelajaran 2026/2027, SMKN 1 Tegineneng menghadirkan berbagai kegiatan yang berfokus pada pengenalan karakter peserta didik, peningkatan literasi digital, kesiapsiagaan menghadapi bencana, serta pengembangan minat dan bakat. Seluruh rangkaian kegiatan dirancang untuk mendukung terbentuknya peserta didik yang sehat secara sosial-emosional, cakap dalam memanfaatkan teknologi, dan siap berkembang sesuai potensi masing-masing.

Kegiatan diawali dengan Salam Sapa Murid Baru, di mana seluruh guru kembali menyambut peserta didik di gerbang sekolah sebelum pembelajaran dimulai. Penyambutan yang dilakukan setiap pagi ini menjadi ciri khas MPLS Ramah 2026, sebagai bentuk komitmen sekolah dalam menciptakan lingkungan yang hangat, aman, dan menyenangkan sehingga peserta didik baru merasa diterima sebagai bagian dari keluarga besar SMKN 1 Tegineneng.

Setelah seluruh peserta berkumpul, kegiatan dilanjutkan dengan Identifikasi Awal Kondisi Sosial-Emosional dan Konsentrasi Belajar Murid, Asesmen Literasi, Asesmen Numerasi, serta Identifikasi Bakat dan Minat yang dipandu oleh Nawa Ismail, M.Kom., I Dewa Putu Wisnu Putra, S.Kom., Sudarmoko, S.Kom., dan Siti Rohanah, S.Kom.

Pada sesi ini peserta didik mengikuti berbagai bentuk asesmen awal yang bertujuan memetakan kemampuan dasar, kondisi sosial-emosional, tingkat literasi dan numerasi, serta potensi yang dimiliki setiap individu. Hasil asesmen nantinya akan menjadi salah satu acuan bagi guru dalam merancang proses pembelajaran yang lebih sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan peserta didik, sehingga layanan pendidikan dapat berjalan lebih optimal dan berpusat pada siswa.

Selanjutnya, peserta didik mengikuti materi Membangun Kesiapsiagaan Bencana di Sekolah yang disampaikan oleh Misbah, M.Pd.I. dan Nurul Huda, M.T. Melalui materi ini siswa diperkenalkan mengenai berbagai potensi bencana yang dapat terjadi di lingkungan sekolah maupun masyarakat, langkah-langkah mitigasi, prosedur evakuasi, serta pentingnya menjaga ketenangan dan kerja sama ketika menghadapi situasi darurat. Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan budaya sadar bencana sehingga seluruh warga sekolah memiliki kesiapan dalam menghadapi berbagai kemungkinan yang terjadi.

Materi berikutnya adalah Literasi Digital yang disampaikan oleh Citra Puji Pramasanti, S.Pd. dan Surya Agus Cahyanti, S.Pd. Kegiatan ini berlangsung sebelum dan sesudah waktu istirahat agar penyampaian materi dapat dilakukan secara lebih mendalam. Peserta didik memperoleh pemahaman mengenai penggunaan teknologi digital secara bijak, etika dalam berkomunikasi di media sosial, keamanan data pribadi, serta kemampuan memilah informasi yang benar di tengah derasnya arus informasi digital. Materi ini juga mengajak siswa untuk memanfaatkan teknologi sebagai sarana belajar, berkarya, dan mengembangkan kompetensi di era transformasi digital.

Menjelang siang, peserta didik mengikuti materi Dampak Negatif Kecanduan Game Daring (Online Game) yang disampaikan oleh Emawanti, S.Pd., Senja Sulfiyanti, S.Pd., dan Sri Astuti, S.Pd.I. Dalam sesi ini siswa diberikan pemahaman mengenai dampak kecanduan permainan daring terhadap kesehatan fisik, mental, prestasi belajar, serta hubungan sosial. Para pemateri juga mengajak peserta didik untuk membangun kebiasaan menggunakan teknologi secara seimbang, sehingga aktivitas digital tetap memberikan manfaat tanpa mengganggu tanggung jawab sebagai pelajar.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Pengenalan Ekstrakurikuler yang dipandu oleh Susanti, S.Pd. dan Doni Saputra, S.Pd. Pada sesi ini peserta didik diperkenalkan dengan berbagai pilihan kegiatan ekstrakurikuler yang tersedia di SMKN 1 Tegineneng, mulai dari bidang olahraga, seni, keagamaan, kepemimpinan, hingga organisasi siswa. Melalui kegiatan ekstrakurikuler, sekolah berharap peserta didik dapat mengembangkan bakat, minat, kemampuan kepemimpinan, serta keterampilan sosial yang akan mendukung keberhasilan mereka baik di lingkungan sekolah maupun di dunia kerja.

Rangkaian kegiatan hari ketiga ditutup dengan Refleksi, Doa, dan Penutup yang dipandu oleh Ratu Meriska Sari, S.Pd. dan Andi Sutomo, S.T. Dalam suasana penuh kebersamaan, peserta didik diajak merefleksikan pengalaman belajar yang telah diperoleh selama tiga hari pelaksanaan MPLS. Kegiatan diakhiri dengan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur sekaligus harapan agar seluruh peserta didik dapat terus semangat mengikuti rangkaian MPLS hingga selesai.

Melalui pelaksanaan hari ketiga ini, SMKN 1 Tegineneng semakin menegaskan komitmennya untuk menyelenggarakan MPLS Ramah 2026 yang tidak hanya mengenalkan lingkungan sekolah, tetapi juga mempersiapkan peserta didik baru menjadi pribadi yang berkarakter, cakap dalam literasi digital, tangguh menghadapi tantangan, serta mampu mengembangkan potensi diri secara optimal. Dengan bekal tersebut, diharapkan seluruh peserta didik siap menjadi generasi yang unggul, produktif, dan membanggakan, sejalan dengan visi dan budaya positif SMKN 1 Tegineneng.

Kabar Sekolah Lainnya