SMKN 1 Tegineneng Matangkan Persiapan Praktik Kerja Lapangan Tahun Pelajaran 2026/2027

SMK Negeri 1 Tegineneng terus komitmennya kualitas dalam pendidikan menunjukkan meningkatkan vokasi melalui pelaksanaan Program Praktik Kerja Lapangan (PKL) Tahun Pelajaran 2026/2027. Sebanyak 120 siswa dari berbagai program keahlian akan melaksanakan PKL di sejumlah instansi dunia usaha dan dunia industri (DUDI) yang tersebar di wilayah Kabupaten Pesawaran, Lampung Tengah, Kota Metro, dan Bandar Lampung.

Pelaksanaan PKL tersebut menjadi bagian strategis dalam implementasi pendidikan vokasi berbasis kompetensi sekaligus mendukung program Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi Sekolah Menengah Kejuruan dalam memperkuat konsep “link and match” antara SMK dan dunia kerja. Program ini bertujuan menciptakan lulusan yang kompeten, adaptif, profesional, serta sesuai dengan kebutuhan industri dan perkembangan dunia kerja modern.

Kepala SMKN 1 Tegineneng, Junaina, S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa Praktik Kerja Lapangan merupakan bentuk nyata sinergi antara sekolah dan dunia usaha serta dunia industri dalam mempersiapkan lulusan yang siap kerja dan memiliki daya saing t inggi. “PKL adalah wujud nyata link and match dengan DUDI. Oleh karena itu seluruh siswa diberikan pembekalan agar mampu melaksanakan PKL dengan baik, profesional, disiplin, dan bertanggung jawab sesuai budaya kerja industri,” ujarnya.

Pembekalan soft skill meliputi: komunikasi efektif, etika kerja, kedisiplinan, kerja sama tim, tanggung jawab, serta kemampuan adaptasi di lingkungan kerja. Sementara itu, pembekalan hard skill difokuskan pada penguatan kompetensi teknis sesuai bidang keahlian masingmasing siswa, sehingga peserta didik mampu menerapkan ilmu dan keterampilan yang telah dipelajari di sekolah secara langsung di dunia kerja. Selain itu, sekolah juga menekankan pentingnya attitude atau sikap kerja profesional sebagai pondasi utama keberhasilan siswa selama menjalani PKL. Masing-masing program keahlian turut memberikan pembekalan khusus sesuai karakteristik kompetensi dan kebutuhan industri.

Ketua Program Keahlian Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi, I Dewa Putu Wisnu Putra,S.Kom memberikan penguatan materi mengenai perkembangan teknologi digital, keamanan jaringan, troubleshooting, dan profesionalisme kerja di bidang teknologi informasi. Ketua Program Keahlian Teknik Otomotif, Nurul Huda, ST., M.Pd., menekankan pentingnya keterampilan teknis otomotif, penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3), ketelitian kerja, serta budaya kerja industri otomotif yang mengutamakan disiplin dan pelayanan profesional. “Dunia industri saat ini membutuhkan tenaga kerja yang tidak hanya memiliki kompetensi teknis, tetapi juga karakter kerja yang baik, jujur, disiplin, dan mampu bekerja secara profesional,” jelasnya.

Pada Program Keahlian Desain Komunikasi Visual (DKV), Eko Handoko, S.Kom., memberikan pembekalan terkait kreativitas desain, komunikasi visual digital, penguasaan software desain, serta kemampuan mengikuti tren industri kreatif modern. Sementara itu, Ketua Program Keahlian Akuntansi dan Keuangan Lembaga (AKL), Senja Sulfiyanti, S.Pd., membekali siswa dengan kemampuan administrasi keuangan, pengelolaan data, ketelitian pencatatan transaksi, serta etika profesi di lingkungan kerja.

Adapun Ketua Program Keahlian Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis, Diyah Ayu Novitasari, SE., memberikan penguatan materi terkait pelayanan prima, administrasi modern, komunikasi bisnis, dan pengelolaan layanan perkantoran secara profesional.

Di sisi lain, Wakil Kepala Sekolah Bidang Hubungan Masyarakat (Waka Humas), Misbah, S.Pd., M.Pd.I., menyampaikan bahwa pihak sekolah terus menjalin komunikasi aktif dan koordinasi intensif dengan berbagai mitra dunia usaha dan dunia industri guna memastikan pelaksanaan PKL berjalan optimal. “Kami terus membangun komunikasi yang baik dengan pihak DUDI agar pelaksanaan PKL siswa berjalan lancar, memberikan pengalaman kerja nyata, sekaligus memperkuat kemitraan strategis antara sekolah dan dunia industri,” ungkapnya.

Program PKL yang dilaksanakan SMKN 1 Tegineneng juga sejalan dengan arah kebijakan Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi yang menekankan pentingnya pembelajaran berbasis industri, penguatan teaching factory, peningkatan kompetensi lulusan, serta sinkronisasi kurikulum dengan kebutuhan dunia kerja. Melalui program ini, siswa diharapkan tidak hanya memperoleh pengalaman kerja lapangan, tetapi juga mampu meningkatkan keterampilan profesional, membangun karakter kerja yang unggul, serta memiliki kesiapan memasuki dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Dengan persiapan yang matang dan dukungan berbagai pihak, SMKN 1 Tegineneng optimis pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan Tahun Pelajaran 2026/2027 dapat berjalan sukses dan memberikan kontribusi nyata dalam mencetak lulusan SMK yang kompeten, produktif, dan berdaya saing di era industri modern.

Kabar Sekolah Lainnya