Tingkatkan Kreativitas dan Inovasi Siswa, SMK Negeri 1 Tegineneng Melalui Produk Kewirausahaan Berbasis Vokasi

Program Projek Kreativitas dan Kewirausahaan (PKWU) di SMK Negeri 1 Tegineneng terus menunjukkan perkembangan yang positif melalui berbagai kegiatan produktif berbasis pendidikan vokasi. Melalui pembelajaran yang terintegrasi antara teori dan praktik, para siswa berhasil memproduksi berbagai produk unggulan yang memiliki nilai ekonomi dan manfaat bagi masyarakat, di antaranya rak sepatu berbahan besi, deterjen pencuci tangan, serta telur asin konsumsi. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementas pembelajaran kewirausahaan yang bertujuan membentuk karakter siswa agar memiliki jiwa kreatif, inovatif, mandiri, dan produktif. Program PKWU tidak hanya berorientasi pada hasil produk, tetapi juga menanamkan keterampilan berpikir kritis, kemampuan manajerial, kerja sama tim, dan tanggung jawab dalam proses produksi hingga pemasaran. Salah satu produk unggulan yang berhasil diproduksi siswa adalah rak sepatu berbahan besi

behel yang dirancang dengan konsep kuat, fungsional, dan modern. Produk tersebut dibuat oleh siswa Program Keahlian Teknik Otomotif melalui kegiatan praktik bengkel kerja dan kewirausahaan (PKWU). Dalam proses pembuatannya, siswa mempelajari teknik pengukuran, pemotongan material, pengelasan, perakitan, hingga finishing produk sesuai standar kerja industri. Selain produk logam, siswa juga mengembangkan produk kebutuhan rumah tangga berupa deterjen pencuci tangan yang diproduksi dengan memperhatikan aspek kebersihan, keamanan, dan kualitas bahan. Produk ini menjadi salah satu bentuk penguatan keterampilan siswa dalam bidang usaha berbasis kimia terapan sederhana yang bernilai ekonomis dan bermanfaat bagi masyarakat sekitar. Tidak hanya itu, kegiatan PKWU juga menghasilkan produk telur asin yang diproduksi melalui proses pengolahan pangan berbasis kewirausahaan.

Dalam kegiatan ini siswa mempelajari teknik pengawetan, pengolahan bahan pangan, pengemasan produk, hingga strategi pemasaran sederhana yang dapat diterapkan secara mandiri di lingkungan masyarakat.

Kabar Sekolah Lainnya